KANMO GROUP
KANMO GROUP BEKERJA SAMA DENGAN HABITAT FOR HUMANITY DALAM PEMBANGUNAN RUMAH UNTUK KELUARGA TIDAK MAMPU DI MAUK

TANGERANG, 18 September 2018

Kanmo Group, sebuah perusahaan omni-channel, distribusi dan ritel terkemuka di Indonesia, menyelenggarakan seremoni peletakan batu pertama untuk kegiatan pembangunan rumah melalui program Hope 4 Humanity (H4H). Selaras dengan visi Kanmo Group untuk menginspirasi dan memperkaya perjalanan hidup, program Hope 4 Humanity (H4H) bertujuan untuk menciptakan dampak sosial yang positif di komunitas tempat kita menjadi bagiannya.

Dalam melanjutkan kemitraan dengan Habitat for Humanity, sebuah organisasi global nirlaba dengan misi untuk mengurangi tingkat permukiman yang tidak layak huni, Kanmo Group telah mengumpulkan dana untuk membantu memperluas akses ke perumahan yang layak bagi mereka yang membutuhkan. Proyek ini akan dilaksanakan di Mauk, Banten dengan dukungan dari sukarelawan Kanmo. Kegiatan ini akan membantu keluarga membangun tempat tinggal yang aman dan layak huni, terlindung dari hal-hal yang membahayakan yang pada akhirnya akan membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

Hitesh Bharwani, Group Managing Director dari Kanmo Group mengatakan, “Di Kanmo Group, salah satu misi kami adalah “Keluarga adalah yang utama”. Kami memahami pentingnya keluarga sebagai struktur sosial dasar yang mengaitkan kami dan memberi kami stabilitas. Kami percaya bahwa setiap keluarga berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak, tempat yang disebut rumah dan tempat yang dapat memberikan keamanan dan stabilitas bagi orang-orang yang mereka cintai. Fokus utama kami adalah memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan kehidupan keluarga dan masyarakat di mana kami menjadi bagiannya. Program Hope 4 Humanity (H4H) adalah inisiatif tanggung jawab sosial kami di mana kami telah mengumpulkan dana melalui gerai-gerai ritel serta kantor kami dan kami sangat senang untuk bermitra dengan Habitat for Humanity untuk menjalankan proyek ini di Mauk, Banten.

Selain itu, saya bangga dengan karyawan kami yang telah meneruskan nilai-nilai kami dengan menjadi sukarelawan untuk membangun rumah dan bekerja di masyarakat untuk membantu membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga," tambah Hitesh.

James Tumbuan, National Director Habitat for Humanity Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang untuk kemitraan yang berkembang dengan Kanmo Group. Kanmo telah memberikan dukungan kepada Habitat for Humanity sejak 2013. Tahun ini, melalui program Hope 4 Humanity (H4H), proyek Kanmo Group dan Habitat for Humanity, beberapa rumah akan dibangun dengan kisaran 25 hingga 30 meter persegi, dengan dua kamar tidur, ruang tamu dan kamar mandi dengan toilet. Blok beton dan papan semen dengan bingkai kayu digunakan di rumah-rumah yang memiliki fondasi slab semen dan atap tanah liat untuk melindungi keluarga dari hujan, angina, dan matahari. Kami percaya bahwa keluarga yang tinggal di tempat yang nyaman dapat meningkatkan kehidupan mereka dengan hasil hidup yang lebih sehat dan lebih stabil.”

Indonesia adalah kepulauan paling luas di dunia dengan lebih dari 17.500 pulau. Meskipun pertumbuhan ekonomi yang signifikan, lebih dari 28 juta orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, menurut data Bank Dunia. keluarga yang tinggal di perumahan sementara menghadapi kesulitan yang lebih besar di masa krisis ekonomi atau dari bencana alam. Mauk merupakan sebuah desa di tepi pantai, memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di provinsi Banten dan membutuhkan pendanaan untuk membangun perumahan yang aman. Kanmo Group, melalui program H4H, berharap dapat menjembatani kesenjangan ini dalam pendanaan dan memperluas akses ke perumahan yang layak bagi keluarga-keluarga ini.

Para karyawan Kanmo Group turut melakukan pekerjaan sukarela untuk membangun rumah yang dibagi atas 3 tahap: membangun fondasi, membangun tembok, dan melukis. Selain itu, Habitat for Humanity Indonesia akan bekerja dengan keluarga untuk memberikan pelatihan dan bimbingan sehingga mereka dapat menyelesaikan rumah baru mereka dengan bantuan dari relawan lokal.

Scroll

Back to Top